close
Please assign a menu to the primary menu location under menu
Uncategorized

Aduh Ga Dewasa Deh! Erik Lamela dan Heung-min Son Berebutan Eksekusi Penalti

no thumb

Pekan lalu merupakan salah satu pekan terbaik Tottenham Hotspurs sepanjang musim ini. Anak asuh Pochettino sukses menggulingkan 100% rekor Manchester City di White Hart Lane dengan skor yang meyakinkan – Dua gol tanpa balas.

Spurs tampil cemerlang malam itu. Kombinasi tik-tak Lamela, Dele Alli, dan Son sering kali membuat Otamendi dan Stone terlihat bodoh. Sempurna untuk Spurs, hanya saja ada sedikit masalah…

‘Siapa eksekutor penalti ketika Harry Kane absen?’

Belum ada jawaban. Dan sepertinya belum ada diskusi internal tentang ini hingga menyebabkan Lamela dan Son berebut menjadi eksekutor titik putih.

Cakelah segala berebut!

lamela-dan-son-berebut-penalti

Yaudah Sih!

lamela-dan-son-berebut-penalti-2

Bikin Malu Deh…

lamela-dan-son-berebut-penalti-3

Oopsss….



Source by [author_name]

read more
News

Program AI untuk Membunuh Manusia Ternyata Sudah Diciptakan dalam Game

artificial-intellingence-cover

Apakah gamers pernah membayangkan ketika sebuah program Artificial Intelligence (AI) bisa membunuh manusia yang nyata? Jika belum, mungkin fakta ini bisa jadi mencengangkan bagi gamers.

Ternyata, program AI untuk membunuh manusia sudah diciptakan dalam Game.

Sepasang programmer di Carnegie Mellon yaitu Guillaume Lample dan Devendra Singh Chaplot telah menciptakan AI untuk bermain video game Doom.

ai-devendra-singh

Menggunakan sesuatu yang mereka sebut “Deep Reinforcement Learning,” atau pembelajaran penguatan yang dalam, ternyata AI tersebut memainkan Doom dengan sangat baik.

Esensi AI ini adalah bermain seperti yang manusia lakukan, yaitu mengejar dan membunuh semua yang bergerak.

Doom sendiri adalah game First Person Shooter (FPS) yang dikembangkan oleh id Software.

Doom dirilis pada 13 Mei 2016. Gamers akan berperan sebagai marinir tanpa nama yang diutus oleh Union Aerospace Corporation untuk melawan pasukan iblis.

ai-doom-wallpaper

Melalui Deep Reinforcement Learning, AI diajarkan untuk bergerak, mengambil senjata, dan tetap membunuh meskipun terkena serangan dan sekarat.

Yang membedakan AI dengan manusia hanyalah bentuk fisiknya yang berbeda. Sedangkan fungsi keduanya sudah hampir setara.

Lantas, apa yang perlu kita waspadai? Semua ini hanya ada dalam game saja kan?

Jawabannya, seiring perkembangan teknologi di dunia, dan sifat alami manusia yang tidak pernah puas, kehadiran AI yang sekadar berbentuk pixel kecil, bisa saja diwujudkan dalam dunia nyata.

Kehadiran AI dalam dunia nyatapun menjadi hal yang cukup kontroversial. Namun di atas itu semua, kehadiran AI telah membantu beberapa bidang kehidupan seperti pengobatan, teknologi luar angkasa, transportasi, dan beberapa hal lainnya.

ai-ilustrasi

Beberapa peneliti dari Universitas Oxford dan Unviersitas Arizona State menyarankan agar pengembangan AI diberi undang-undang dan peraturan, agar tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, dan membahayakan manusia nantinya.

read more
1 9 10 11 12
Page 11 of 12
agen judi togel
togel singapura
togel online
judi online
agen domino online
judi poker
agen bola
agen bola
judi poker
judi online
poker online
https://mposports.site
http://qq998.org
situs judi bola
judi bola indonesia
agen judi bola
judi bola terpercaya
judi slot online
judi bola
nonton bola streaming
judi bola
judi bola
situs judi online
judi bola online
judi bola